Archive | September 2010

CARA BERHENTI MEROKOK DENGAN NADO

Indonesia sudah di racuni oleh rokok ibaratnya sudah tidak bisa di pisahkan antara rokok dengan makan bahkan ada pepatah para penikmat rokok ibarat tidak makan tidak apa-apa asal ada rokok kalau kita lihat di jalan-jalan semua merokok.
kini saatnya kita putus generasi merokok dengan NADO (herbal Penghilang nikotin dan tar dalam darah) yang mengakibatkan orang ketagihan merokok.

Nado
Deskripsi :

Komposisi :
– Lagurus cylindricus (20%)
– Menispermum verrucosum (20%)
– Bahan lain hingga 100%

Khasiat dan kegunaan:
– Membantu terapi ketergantungan rokok
– Membersihkan nikotin dalam darah
– Menyembuhkan gangguan asam lambung
– Menyembuhkan infeksi lambung
– Melancarkan pencernaan
– Meringankan penderita sulit tidur
– Melancarkan BAB
– Membantu melancarkan ASI
– Meringankan penderita batu ginjal
– Membantu terapi anak autis

Aturan Pakai:
– Perokok : 2×2 kapsul
– Sulit tidur : 1×2 kapsul sebelum tidur
– Diet : 3×3 kapsul
– Maag : 2×2 kapsul

Secara medis cara kerja Nado adalah cara kerja detoksifikasi yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

– Nado mengikat semua toksin yang bersarang di dalam tubuh,dalam hal ini toksin berada di dalam darah dan ikut mengisi volume darah kita. Banyak gangguan yang disebabkan oleh toksin seperti sulit tidur, tidak selera makan ataupun selera makan berlebihan. Termasuk juga ketika secara sadar dan sengaja kita memasukkan toksin yang sangat berbahaya kedalam tubuh kita melalui rokok yang kita hisap.

– Racun didalam rokok ternyata sangat kompleks. Tidak ada yang menyangka bahwa di dalam rokok terdapat toksin yang mampu mengendalikan saraf halus yang bertugas memastikan bahwa perokok akan selalu membutuhkan rokok, bahkan memastikan untuk tidak dapat mengurangi dosis rokok harian.

– Kemampuan kerja Nado sangat fantastis pada tubuh perokok. Siapapun anda jika anda perokok dan mau minum Nado maka secara perlahan tapi pasti dosis rokok harian anda akan berkurang dan berkurang.

– Nado masuk ke dalam darah dan mengikuti aliran darah sambil mengikat toksin dengan kekuatan sesuai jumlah dosis nado yang dikonsumsi. Nado mengikat semua toksin dan mengarahkan toksin agar dapat dengan mudah diproses oleh ginjal. Dengan fungsi ini ternyata Nado telah meringankan kerja liver dan ginjal kita. Jadi semua orang butuh Nado untuk membantu mengeluarkan toksin dari dalam tubuh kita.

– Indikator pertama yang bisa dirasakan oleh perokok yang telah konsumsi Nado adalah :

1. Bangun tidur anda akan merasakan perubahan pada tenggorokan anda yang sebelumnya tiap bangun tidur terasa gak enak. setelah minum Nado anda akan mendapatkan rasa nyaman pada tenggorokan, sangat berbeda dari sebelumnya yang belum minum Nado. Gejala ini akan berlanjut hingga rasa tidak enak saat bangun tidur hilang.

2. Ketika pertama kali kita kencing setelah bangun tidur, anda akan mendapati bau dari air seni anda yang agak menyengat. kadar bau menyengat akan berbeda pada tiap orang. Jika anda perokok berat maka baunya lebih menyengat. Bau menyengat tersebut adalah indikator bahwa proses detoksifikasi oleh Nado mulai bekerja dan mulai memberikan hasilnya.

3. Jika anda jeli, pagi hari itu akan ada perubahan kecil terkait kebiasaan anda dalam merokok. Anda akan kurang responsif terhadap rokok, artinya keinginan anda untuk selalu merokok akan mulai mengalami pengurangan. Gejala pada hari pertama ini jarang bisa dirasakan karena levelnya masih rendah. Gejala itu akan mulai terasa dan secara umum konsumen Nado merasakan pada hari ketiga konsumsi Nado.

– Nado akan sangat efektif jika anda juga displin dalam minum Nado. Jangan melewatkan hari anda tanpa Nado untuk mendapatkan hasil terbaik. Dengan kedisiplinan tinggi maka target berhenti merokok ataupun pengendalian akan rokok akan mudah tercapai.

– Tidak ada 1 orang pun yang mampu bertahan merokok dengan dosis tetap jika rutin dan disiplin minum Nado.

Testimoni Mereka :

“Fantastis, Hanya dalam waktu 3 minggu setelah mengkonsumsi NADO, minat terhadap rokok langsung hilang. Saya konsumsi 3×3 kapsul NADO perhari. Sekarang saya masih memaksa merokok 1-2 batang perhari, kadang-kadang bisa sehari saya lupa rokok. Saya sudah bebas dari ketergantungan rokok” (Sugiarto, Denpasar)

“Saya bukan perokok, tapi saya menderita gangguan jantung. Setiap kali jalan kaki agak jauh nafas selalu ngos-ngosan. terapi herbal NADO ini disarankan oleh keponakan saya dan Alhamdulillah sakit jantung sudah berkurang jauh, jalan kaki tidak ngos-ngosan lagi” (Usman, Pedagang Emas, Denpasar)

“Ketika anak pertama saya lahir, saya mengalami gangguan kelancaran ASI. Saya baru tahu bahwa gangguan kelancaran ASI disebabkan karena toksin/racun dalam tubuh yang berlebihan. seorang adik menyarankan minum herbal NADO untuk membuang toksin didalam tubuh. Dan Alhamdulillah setelah 2 hari minum NADO, ASI langsung lancar dan anak saya mendapatkan ASI optimal selama 2 tahun” (Ummu Lubabah, Jakarta)

“Sakit Maag telah saya derita sejak masa kuliah di Malang. Setelah melahirkan anak pertama, derita maag bertambah parah, sampai-sampai seorang dokter menyarankan penanganan Endoskopi untuk menyembuhkan derita maag yang saya alami. Suami saya tidak setuju, saya malah dibelikan NADO yang katanya bisa menyembuhkan maag, bukan sekedar menghilangkan rasa sakit. Sekarang saya sembuh total dari maag. Thanks NADO.” (Ummu Sulaiman, Gresik)

“seperti halnya perokok lainnya, sebelumnya saya tidak percaya jika NADO bisa mengurangi ketergantungan saya akan rokok. Saya perokok kretek, 2 pak sehari. Sejak saat itu dosis rokok saya jadi 1 pak sehari. Saya melanjutkan mengkonsumsi NADO hingga sekarang, saya merokok hanya 1 batang rokok filter perhari.” (Giman, Tailor, Gresik)
HARGA RP 50.000 BELUM TERMASUK ONGKOS KIRIM ANDA BERMINAT HUB CIPTO PAMUNGKAS NOMER HP 087878511947
DAFTAR HARGA JNE KLIK DISINI
MINIMAL ORDER 5 BOTOL HARAGA PER BOTOL 50.000 X 5 = 250.000 DITAMBAH ONGKOS KIRIM JNE SESUAI TUJUAN

Iklan

VIDEO STUDENT CARRY machete, sickle MUTUAL ATTACK

MORE SEVERE STUDENT brawl Dozens SHARPLY IN SITA WEAPONS BY THE POLICE THAT machete sickle SAMURAI POTERT INDONESIA.DIMANA YOUNG INDONESIAN STUDENT MORAL? TEMPORARY TEACHERS IN CURRICULUM pursue WHERE LESSONS OF RELIGION? WHERE TO LESSON moral? SUCCESS IS NOT THE MEASURE OF EDUCATION MATH INDNESIA ENGLISH LANGUAGE BUT IN VIEW OF MORAL protege

Dozens of Students Tawuran on the Road
Dozens of high school students involved in brawl with a sharp weapon on the streets of the city of Tangerang, Banten. Police issue warning shots to disperse the brawl.

<a href=”http://ptsii.blogspot.com/”>sa</a&gt;

K7FSH5PSTRKZ

VIDEO KECELAKAAN MOTOGP TOMIZAWA DI SAN MORINO

Pembalap Jepang tragis meninggal hari ini, Minggu 5 September, setelah terluka
dalam kecelakaan selama perlombaan Moto2 di Misano.
Pernyataan berikut telah dirilis oleh Race Arah
Pada hari Minggu 5 September Moto2 selama perlombaan, pembalap berusia 19
Shoya Tomizawa mengalami kecelakaan serius dan tengkorak berikutnya, traumadada dan perut. Tomizawa dibawa ke Rumah Sakit Riccione untuk perawatan segera, tetapi menyerah pada cedera di 14,20.Semua keluarga MotoGP ingin menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-temannya.

<a href=”http://ptsii.files.wordpress.com/2010/09/shoya-tomizawa.jpg”><img src=”http://ptsii.files.wordpress.com/2010/09/shoya-tomizawa.jpg?w=300&#8243; alt=”” title=”Shoya-Tomizawa” width=”300″ height=”225″ /></a>Pembalap Jepang tragis meninggal hari ini, Minggu 5 September, setelah terluka dalam kecelakaan selama perlombaan Moto2 di Misano.Pernyataan berikut telah dirilis oleh Race ArahPada hari Minggu 5 September Moto2 selama perlombaan, pembalap berusia 19 Shoya Tomizawa mengalami kecelakaan serius dan tengkorak berikutnya, traumadada dan perut. Tomizawa dibawa ke Rumah Sakit Riccione untuk perawatan segera, tetapi menyerah pada cedera di 14,20.Semua keluarga MotoGP ingin menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-temannya.

VIDEO ACCIDENT MOTOGP SAN MARINO TOMIZAWA

Tomizawa, Pembalap Berbakat yang Pergi Terlalu Dini Jakarta – Pembalap Moto2, Shoya Tomizawa, kehilangan nyawa akibat kecelakaan di Sirkuit Misano, San Marino. Padahal, Tomizawa adalah pembalap muda yang penuh dengan bakat.

Tomizawa tewas usai terjatuh dari motornya dan kemudian dilindas oleh dua motor dalam balapan Moto2 di Sirkuit Misano, Minggu (5/9/2010). Tomizawa tewas di usia muda: 19 tahun.

Saat meninggal, Tomizawa masih berada di urutan keenam klasemen sementara Moto2. Pembalap yang membela tim Suter itu mengoleksi 82 angka, berselisih 129 angka di belakang Toni Elias yang berada di posisi teratas.

Meski begitu, Tomizawa dianggap sebagai salah satu pembalap paling berbakat yang dimiliki Jepang saat ini. Buktinya sudah tersaji ketika Tomizawa memenangi balapan Moto2 pertama di Qatar dan jadi runner-up di seri berikutnya di Spanyol.

Yang patut jadi kredit positif adalah Tomizawa melakukannya dengan motor yang di atas kertas kalah kelas dibanding rival, belum lagi faktor masih barunya kelas Moto2 dengan motor 4 tak berkapasitas 600cc. Sebagai catatan, Moto2 adalah ajang pengganti GP kelas 250cc yang baru digelar tahun ini.

“Motor kami cuma berharga 30 ribu euro, dibanding motor lain yang berharga 1 juta euro dan dia (Tomizawa) cuma kalah 0,3 detik,” seru mekanik kepala Tomizawa, Gilles Bigot, seusai seri Spanyol awal tahun ini.

Sebagai tambahan informasi, Bigot adalah mekanik yang sangat berpengalaman karena pernah menjadi mekanik yang mengantar Alex Criville jadi juara dunia 500cc tahun 1999.

Namun, bakat Tomizawa dipastikan tidak akan berkembang dan berbuah gelar lagi. Kecelakaan tragis di Misano telah merenggut nyawanya. Sayonara, Tomizawa.

Hurricane Earl Eyes US: Hurricane Warning Flags Flying on East Coast

If you recall, yesterday I mentioned that one aspect of the forecast regarding Hurricane Earl was the dry air in which Earl was moving into. I had thought that perhaps dry air might work its way into the circulation of the hurricane and perhaps limit its intensity potential or even bring it down a notch or two. At 5 AM on Wednesday September 1, 2010 the National Hurricane Center included this bit of information near the end of it’s discussion: ” …WATER VAPOR IMAGERY SHOWS A TONGUE OF MID/UPPER-LEVEL DRY AIR WRAPPED MORE THAN HALFWAY AROUND THE CYCLONE.” I honestly had been surprised that they had not mentioned that potential earlier because the the scale of the dry air ahead of the storm was rather large. Nevertheless, by Wednesday afternoon, the outflow symmetry of Earl looks to have improved and the dry air looks to have been absorbed without a whole lot of disruption; perhaps it hurt Earl a bit. But, Earl overcame the dry air and at 5pm EDT on Wed Sept 1 had maximum winds of 135 mph with gusts to 160 mph. Central pressure was 941mb and was moving at 310 -320 degrees (NW) at 17 mph. The dry air was one of the “challenges” that I referred to that I felt Earl would face in maintaining its intensity. There are other issues at play as well that suggest the storm has seen its better days and its ferocity will not be as great as it once was, or even feared it would be, when it affects the US Coast. Nevertheless, I would not take the storm lightly and it would be advisable to get out of its way if you may be in the path of Earl.

N. Atlantic Basin Total Precipitable Water Image-Click For Loop That Clearly Indentifies Cyclone in the N. Atlantic

18Z Hurricane Earl Spaghetti Model Track 09.01.10-Note Model track or two suggest a mainland landfall
As of 5 PM EDT Wednesday, Hurricane Warning flags have been hoisted from Bouge Inlet, North Carolina to the North Carolina/Virginia. A Hurricane Watch extends from the North Carolina/Virginia border to Cape Henlopen, DE and from Woods Hole, MA to Sagamore Beach, MA. Tropical Storm Warnings are posted from the North Carolina/Virginia border to Sandy Hook, NJ. A Tropical Storm Warning means tropical storm conditions are likely within 36 hours, A Hurricane Watch and a Tropical Storm Watch means that those conditions are possible within 48 hours. A Hurricane Warning means that hurricane conditions are expected in the warned area with the onset of tropical storm force winds expected within 36 hours. Tropical Storm winds are considered to be 40 to 73 mph and winds are considered hurricane force at 74 mph. Remember, these are sustained winds, not gusts. Winds can gust to at least 20% higher than the sustained winds. It is not uncommon with a hurricane for a region to experience continuous hurricane force winds for many hours. Most people who survive “riding out” a hurricane swear they will never do so again. Wind is only part of the story as torrential rain is always a part of a hurricane and the storm surge associated with any hurricane is typically the gravest life taker. People generally have no idea just how powerful the sea can be. Click here for to find the storm surge probability forecast for your region.

Note the Trof in N. Central US on 1845Z Atlantic IR Rainbow Image 09.01.10-Click Image for Real Time Loop

18Z Hurricane Earl Spaghetti Model Intensity Graph 09.01.10
By midday on Wednesday, Hurricane Earl had continued its gradual curvature around a big fat ridge extending from the Atlantic. As the ridge continues to move eastward, Earl will continue its right hand shifting and will eventually be moving due North. By late Thursday, the long anticipated trof moving across the northern United States will be close enough to pick up Earl. The result will be an increase in forward speed as well as a turning of the storm; first North-Northeast and eventually Northeast. The timing of the trof will be the determining factor as to the precise track of Earl up the East Coast, particularly off of New England. The variable is so slight that no one can say with certainty how it will play out. An hour or so timing difference of the trof’s influence on Earl can make the difference between the storm staying offshore or running over land. Suffice it to say, it will be at least a close call and no one along the NE Coast of the United States will escape some affect of Hurricane Earl.

Atlantic Sea Surface Temperatures-Click for Loop
While the shearing winds from the Southwest ahead of the trof and the dry air trying to work its way into Earl may serve to limit its intensity, forecasts continue to call for a major hurricane with winds of 100 to 120 mph running just off the North Carolina, Virginia, Maryland and Delaware coasts. By the time its off the New England coast, it will be probably scooting along at least at 30 mph and winds will have diminished from weakening due to the shearing winds that mess up its upper support as well as colder water. Tropical Cyclones need surface water temperatures of at least 80 F current coastal conditions from off of Delware northward fall below that level. Farther out though, in the Gulf Stream, waters remain above 80 F extend a shade farther north. However, hurricane conditions may still be probable for Long Island and Cape Cod, if not the mainland of the New England states. The official track keeps the storm offshore but it would not take much of a deviation, say 20 miles, for the eye of the hurricane to run right over Long Island and perhaps Cape Cod or Nantuckett Island. While its not entirely likely, it is not totally out of the question for Earl to actually make at least a partial landfall on some portion of the mainland.

NHC Hurricane Earl Forecast Track 5PM EDT 09.01.10
While the winds may back off as it heads farther North, the increase in forward speed may serve to enhance the storm surge to the right of the storm. Further, given that Earl was a big bopper, the sea will not necessarily react as quickly to diminishing winds so the surge may be on the top end of the normally expected storm surge associated with a minimal hurricane running up the East coast. So, when you hear the forecasts call for a category 1 hurricane off the Jersey shore of off of the New England coast, it would be advisable not to pooh-pooh it as the destructive potential of a category 1 hurricane can be somewhat excessive.

18Z Tropical Depression 9 Spaghetti Model Track 09.01.10
Behind this is Tropical Storm Fiona which has been experiencing some difficulty as the outflow from Earl has been disrupting its outflow. Aside from its intensity, the same trof that is picking up Earl will most likely pick up Fiona as well, regardless of its strength, and should turn it north well before it threatens the US coast. Behind Fiona is a Tropical Wave (Invest 98) and Tropical Depression 9 which was designated at Tropical Storm Gaston at 5pm EDT September 1. Invest 98 appears to be running over the same worked-over water as Danielle, Earl and Fiona and may have a difficult time developing. However, Tropical Storm Gaston is farther south and the initial modeling data suggests its track will be more westerly and as it will be far enough south as to not be influenced by any trofs farther North. While there is no data currently showing a rapid intensification, a few models do indicate that it will develop into a hurricane and the general track would suggest the potential exists for it to some day affect the US coast from the Gulf of Mexico to the East Coast. It’s a long way out and there are many scenarios so there will be time to monitor its development.

HURRICANE EARL DISCUSSION NUMBER 30
NWS TPC/NATIONAL HURRICANE CENTER MIAMI FL AL072010
500 PM EDT WED SEP 01 2010

VISIBLE SATELLITE IMAGES INDICATE THAT THE EYE HAS BECOME VERY
DISTINCT…WITH OJECTIVE T-NUMBERS OSCILLATING AROUND 6.0 FOR THE
PAST FEW HOURS. AN AIR FORCE PLANE MEASURED FLIGHT-LEVEL WINDS OF
138 KNOTS AND A MINIMUM PRESSURE OF 941 MB IN THE LAST FIX.
HOWEVER…SFMR MEASUREMENTS WERE A LITTLE LOWER. A COMPROMISE OF
THESE DATA SUPPORTS AN INITIAL INTENSITY OF 115 KNOTS.
HOWEVER…EARL COULD FLUCTUATE IN INTENSITY DURING THE NEXT 12 TO
24 HOURS BUT SHOULD BEGIN TO GRADUALLY WEAKEN AS IT REACHES
COOLER WATERS AND MOVES INTO HIGHER SHEAR BEYOND 36 HOURS. BY DAY 5
THE HURRICANE SHOULD HAVE BEEN ABSORBED BY A LARGE EXTRATROPICAL
CYCLONE WELL NORTH OF CANADA.

SATELLITE AND RECONNAISSANCE AIRCRAFT FIXES INDICATE THAT EARL
HAS BEEN MOVING RELENTLESSLY TOWARD THE NORTHWEST OR 310 DEGREES
AT 15 KNOTS. THE HURRICANE IS ABOUT TO REACH THE WESTERN EDGE OF
THE SUBTROPICAL RIDGE AND SHOULD BEGIN TO TURN MORE TO THE
NORTH-NORTHWEST AND NORTH LATER TONIGHT AND THURSDAY. IN ABOUT 36
HOURS OR SO…THE HURRICANE WILL ENCOUNTER THE BASE OF THE
MID-LATITUDE WESTERLIES AND SHOULD BEGIN TO RECURVE OR TURN TO THE
NORTHEAST WITH AN INCREASING FORWARD SPEED. THIS IS THE SOLUTION
CONSISTENTLY PROVIDED BY TRACK MODELS…WHICH HAVE EARL PASSING TO
THE EAST BUT NOT FAR FROM THE OUTER BANKS OF NORTH CAROLINA ON
THURSDAY NIGHT. ONLY A SMALL WESTWARD DEVIATION OF THE TRACK TO THE
WEST WOULD BRING THE CORE OF THE HURRICANE TO THE COAST.

GIVEN THE FORECAST TRACK…THE LARGE SIZE OF THE WIND FIELD…AND
THE EXPECTED INCREASE IN FORWARD SPEED WATCHES AND WATCHES HAVE
BEEN EXTENDED NORTHWARD ALONG THE EAST COAST OF THE UNITED STATES.

FORECAST POSITIONS AND MAX WINDS

INITIAL 01/2100Z 26.3N 73.3W 115 KT
12HR VT 02/0600Z 28.4N 74.7W 115 KT
24HR VT 02/1800Z 31.7N 75.4W 110 KT
36HR VT 03/0600Z 35.1N 74.7W 100 KT
48HR VT 03/1800Z 38.5N 72.2W 90 KT
72HR VT 04/1800Z 46.5N 63.5W 60 KT
96HR VT 05/1800Z 58.0N 57.0W 40 KT…POST-TROP/EXTRATROP
120HR VT 06/1800Z…DISSIP

SURAT TERBUKA DARI MALAYSIA UNTUK INDONESIA


Kondisi perseteruan antara Indonesia dan Malaysia kini semakin memanas, walaupun saat ini bulan Ramadhan, dimana sebagian besar penduduk Indonesia dan Malaysia adalah muslim. Hal ini dipicu beberapa hal yang menjadi ganjalan dan mengundang emosi dari kedua belah pihak dan berlangsung sudah cukup lama, beberapa tahun lalu mulai masalah TKI disiksa, Ambalat hingga penahanan Aparat Indonesia oleh Aparat Malaysia, pun dari Malaysia juga merasa warga Indonesia menginjak injak kehormatan bangsa mereka karena aksi demo yang dianggap sudah diambang batas.

Siapa yang diuntungkan oleh konflik yang memanas ini, adakah unsur politisnya?

Harian terkenal Malaysia New Strait Times hari ini 30 Agustus 2010 memuat sebuah surat terbuka seorang warga Malaysia untuk Pemerintah dan rakyat Indonesia atas aksi-aksi yang selama ini terjadi di Indonesia. Penulis surat bernama Idzan Ismail, asal Kelana Jaya, Selangor Malaysia. Berikut kutipkan versi alsi dan terjemahnya:

TOMORROW, we celebrate Merdeka, and the symbol of sovereignty and our pride — the Jalur Gemilang — has been stamped on, burnt and spat at by citizens of our supposedly closest neighbour. Not only did they storm our embassy, they threw faeces into its compound.
It hurts so bad that Indonesians, whom we regard as Muslim brothers, are doing it in the holy month of Ramadan — in a fortnight we’ll be celebrating Hari Raya Aidilfitri — a month of goodwill and forgiveness. The nationalistic People’s Defence of Democracy (Bendera) is growing bolder by the day. Similar demonstrations were held in Bandar Aceh and Pekanbaru in Sumatra.
This is the same group which threatened to attack us with sticks and stones last year over our alleged ill-treatment of Indonesian maids. This time it was about our supposed cruelty towards the three Indonesian maritime officers detained by our authorities on Aug 13.
Bendera is on a “Ganyang Malaysia” rampage, shouting “Malingsia” (Maling is “thief” in Javanese). It even had the audacity to threaten to shave the heads of our people there before deporting them home.
It’s clear that there are underlying issues that caused them to act with such bravado.
The group would not have had the gumption to protest outside the Petronas office and CIMB-Niaga Bank there without the tacit approval of some unseen hands.
Things are beginning to surface, with politicians and members of parliament of both sides of the Indonesian political divide supporting the movement. They are demanding that their government cut all diplomatic and trade ties with us. Their media are fanning the anti-Malaysia sentiment.
One wonders why the protesters were not tear-gassed for trying to ram our embassy barricade. Some arrests were made but they were all released.
We have been noble in not retaliating in our country. It’s a wise move because we do not want the backlash of the two million Indonesians, legal and illegal, in our country. But how long can we exercise self-restraint? I fear we being nice is seen as a weakness.
I worry for the safety of Malaysians there. We must recall our ambassador, embassy staff and evacuate all our students and other Malaysians there. Let them celebrate Hari Raya in peace and calm.
We must also stop visiting Indonesia for the time being. When things are more peaceful, they can go back to Indonesia.
The protests are nothing more than an arrogant display of who is bigger and stronger. It may be an empty threat and probably poses no immediate risk to our citizens but our sovereignty and dignity have been compromised.
Indonesia owes us an apology.

Terjemahnya :

“Besok, kita merayakan hari kemerdekaan. Tapi simbol kedaulatan dan kebanggaan kita, Jalur Gemilang; diinjak, dibakar, dan diludahi oleh warga negara yang kita anggap sebagai tetangga terdekat. Mereka bahkan melempar tinja ke kedutaan besar kita.

Ini sangat menyakitkan, bahwa warga Indonesia–yang adalah saudara muslim kita–melakukannya di bulan suci Ramadhan, jelang umat muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri; sebuah hari yang penuh kebaikan dan maaf.
Massa Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) bahkan makin berani hari ke hari, mereka berdemonstrasi serupa di Banda Aceh dan Pekanbaru.
Bendera adalah kelompok yang sama yang mengancam untuk menyerang kita dengan tongkat dan batu tahun lalu–ketika tuduhan perilaku buruk kepada pembantu asal Indonesia diarahkan pada kita. Kali ini mereka menggunakan isu penangkapan tiga staf pemerintah oleh aparat Malaysia, 13 Agustus lalu.
Bendera berteriak-teriak ‘Ganyang Malaysia’ dan ‘Malingsia’. Bahkan mereka mengancam menggunduli warga negara Malaysia sebelum mengirim mereka pulang. Jelas sekali, ada sesuatu yang mendasar yang menyebabkan mereka berani bertindak seperti itu.
Kelompok ini tidak akan punya keberanian untuk mendemo Petronas dan Bank CIMB Niaga tanpa ada persetujuan diam-diam dari beberapa tangan yang tak terlihat.
Isu juga dipanaskan politisi dan anggota parlemen di Indonesia. Mereka justru mendukung gerakan seperti itu. Mereka bahkan meminta pemerintah memutus hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Malaysia. Sementara media massa Indonesia jadi ‘kipas’, makin memanaskan sentimen anti-Malaysia.
Kita bertanya-tanya, mengapa aparat Indonesia tidak mencegah pengunjuk rasa menyerang kedutaan Malaysia. barikade, atau gas air mata misalnya. Memang ada yang ditangkap, tapi semuanya dilepaskan.
Kita, orang Malaysia, sudah bertindak mulia dengan tidak membalas tindakan itu. Ini langkah bijak karena kita tak ingin ada serangan balik dari 2 juta penduduk Indonesia, legal atau ilegal, yang ada di negara kita. Tapi berapa lama kita harus menahan diri?

Saya takut, kebaikan kita dianggap sebagai kelemahan.
Saya khawatir atas keselamatan orang Malaysia di Indonesia. Kita harus segera memulangkan duta besar, staf kedutaan, dan semua mahasiswa Malaysia di sana. Memberi kesempatan pada mereka merayakan Idul Fitri dengan damai dan tenang.
Kita juga harus menghentikan kunjungan ke Indonesia saat ini. Nanti, ketika situasi sudah damai kembali, mereka bisa kembali ke Indonesia.
Aksi protes tidak lebih dari sebuah tampilan arogan yang terus tumbuh besar dan kuat. Ini mungkin hanya ancaman kosong dan mungkin tidak menimbulkan risiko untuk warga negara kita. Tapi, bagaimanapun, kedaulatan dan martabat kita telah diganggu.
Indonesia berutang kata maaf.

Lalu apakah selayaknya kita memohon maaf dengan jiwa besar, atau ada pendapat Anda yang lain pada Surat Ini, Sepertinya pemerintah kitapun memegang peran aktif terhadap problematika masalah yang terjadi dimana selama ini pemerintah terkesan lembek serta tidak tegas bersikap, sehingga memicu kemarahan rakyat yang dilampiaskan kepada Malaysia bukan hanya pemerintahnya tapi juga semua unsur yang ada termasuk rakyatnya.

Waktu BBM (Premium naik dari Rp 4500 jadi Rp 6000an) Ambalat memanas, ganyang Malaysia bergaung
Waktu Ribut-Ribut Protes tentang kecurangan hasil pemilu “Ganyang Malaysia pun memanas lagi
Waktu Rame-rame Orang Protes Remisi para koruptor, dan tenggelamnya kasus Century, Lapindo serta Pajak Lagi lagi Ganyang Malaysia memanas, siapa yang diuntungkan?